Monthly Archives: September 2019

Membangun IT Abrakadabra

Nyengar-nyengir sendiri ketika menuliskan judul postingan ini. Entah karena kesel, kecewa, campur gregetan, dan agak mules. Melihat kondisi pengembangan IT dikode area 0353 yang stagnan, tapi tidak bisa berbuat banyak. Mungkin levelnya kayak orang kebelet pup (maaf), tapi dalam antrian yang cukup panjang. Hahahahaha…

Jadi giniloh, yang muncul pikiran awam saya. Semua itu butuh poses, apapun itu. Kecuali segelintir orang yang bisa/memiliki kemampuan istimewa mem-baypass proses tersebut. Boro-boro mencari yang istimewa, mencari yang memiliki kemampuan/skill dasar IT aja susah. Klopun ada yang memiliki sedikit kemampuan, gede kepalanya minta ampun. Bisa koding dikit aja, bualannya sampe kelangit, untung gak kesampluk montor mabur. Hahahahaha…

Klo ngomong IT itu kan ya luas banget, ada yang fokus ke koding, ada yang fokus ke jaringan, ada yang fokus ke server dan storage, ada yang fokus ke kemanan siber, atau hanya bisa pengolah angka dan pengolah kata yang saya sendiripun ndak bisa 😀 Itupun masih dijlentrehkan lagi menjadi bagian-bagian kecil. Ada passion masing-masing.

Seperti pengembangan perangkat lunak, tidak bisa hanya Abrakadabra, sekarang minta besok langsung jadi, ada kaidah-kaidah yang perlu dipenuhi, seperti model waterfall emang teoritis banget sih, tapi itulah proses yang harus dilalui. Padahal saya salah satu type orang yang kurang suka (baca : benci) yang teoritis. Hahahahaha…

Begitu juga security, kata Bruce Schneier “Security is a process not a product”. Nah loh, proses lagi kan? Proses akan selalu bergerak dinamis tiap detik, tiap menit, tiap jam, tiap hari, tiap bulan, tiap tahun. Apa jadinya klo proses itu terhenti? Klo butuh dongeng nabi-nabi untuk bahas security boleh diskusi sambil ngopi dengan saya nanti, tak bayarin! 😀

Beberapa waktu lalu saya sempet ketemu dan diskusi banyak dengan Pak Made (klo orang IT pasti tahu siapa beliau) jadi tidak hanya membahas kemanan siber (kebetulan forumnya digital forensics), disela-sela makan siang kita membahas tentang pengembangan IT di daerah. Pendapat beliau, tata kelola dulu dong yang dikuatkan, klo ada Dewan TIK di daerah, mereka yang ngawal, siapa yang seharusnya ada di Dewan TIK, mengacu aja ke Dewan TIK Nasional. Ketika asistensi ada template contoh kok dari Menpan.

Dan saya nyari-nyari template contoh kok belum nemu, hanya nemu yang Dewan TIK Nasional.

Contoh kasus nih di kode area 0353 :
[Internet Lemot]
* Yang serius kerja teriak-teriak internet lemot, gak bisa kerja.
* Difilterlah beberapa website yang unfaedah, ada yang teriak lagi, gitu aja diblokir, kan butuh hiburan/refreshing.
* Yang pegang bandwidth management jadi puyeng, dibukalah filter, wes karebmu, akhirnya lemot lagi.
* Ada yang teriak lagi, internet lemot kok gak ada solusi, tak pasang sendiri aja deh internetnya.

Untuk menyelesaikan kasus diatas kira-kira butuh apa dulu ?
Yang jelas bukan Abrakadabra 😀

Minggu Sore, 29 September 2019
dan Sudah Lelah

Calendar

October  2019
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31