Coretan

Klo lagi pengen nulis !

Mendengar Cerita Hanya dari Satu Sisi

Untuk setiap cerita yang pernah kita dengar, disana selalu ada setidaknya ada dua sisi cerita. Karena kita mungkin saja tidak selalu bisa mendengar sisi lain dari setiap cerita, maka berhati-hatilah di dalam mengambil kesimpulan. Kita mungkin akan mengeksekusi seseorang yang tidak bersalah. Jika mungkin separuh cerita lainnya tidak tersedia, maka berhati-hatilah dan hindari untuk menghakimi. Kita mungkin akan menghukum seseorang yang bersih.

Sebagian besar manusia pasti merasa dirinya benar dan orang lain salah. Sehingga sebagian besar manusia cenderung akan menyajikan cerita yang akan membuat dirinya terlihat baik di mata orang lain dan bahkan bisa membuat semua orang lain tampak jahat, bahkan ketika mereka bersalah. Sehingga, jika kita hanya mempercayai cerita dari satu pihak saja, pasti dalam cerita sepihak tersebut tidak akan ada kesalahannya. Tapi semua yang kita dengar adalah pendapat, bukan fakta. Semua yang kita lihat adalah perspektif, bukan kebenaran.

Tidak heran jika pada setiap sidang pengadilan, pasti akan menunggu untuk mendengar sisi lain dari sebuah cerita sebelum menjatuhkan hukuman. Bahkan sekalipun jika seseorang jelas-jelas tertangkap basah melakukan tindak kejahatan, setiap tuduhan yang ditimpakan kepada mereka hanya “dugaan” saja, sampai mereka memberikan laporan tentang sisi cerita mereka.

Kita seharusnya tidak menarik kesimpulan hanya berdasarkan cerita sepihak, apalagi hanya berdasarkan desas-desus saja. Di dunia kita hari ini ada banyak kepalsuan yang dikemas sebagai kebenaran. Dalam upaya untuk memenuhi tujuan diri sendiri, banyak orang yang tidak peduli dengan orang lain. Mereka tidak sungkan-sungkan untuk menggambarkan orang lain sebagai iblis, semua dengan tujuan yang diperhitungkan untuk menarik orang lain sehingga mereka dapat memenuhi tujuan mereka.

Seperti sekeping koin, setiap kisah memiliki dua sisi. Kita tidak dapat mengetahui seperti apa keseluruhan dengan hanya melihat setengahnya saja. Kita tidak bisa melakukan penghakiman sampai kita melihat kedua sisi mata uang.

Terkadang sulit membayangkan, bagaimana orang lain bisa memiliki sudut pandang lain, ketika kita sendiri merasa benar tentang bagaimana cara kita memandang suatu situasi. Tapi jika kita mau berpikir tentang mengapa orang lain merasakan seperti itu, kita bisa sedikit membuka hati kita. Kebenaran tidak selalu menciptakan jalan keluar terbaik, tapi belas kasih bisa menghasilkan suatu keajaiban.

20 Ā°C

Jika bicara tidak bisa merubah apapun, yang terbaik adalah diam!!!

Sudah lama saya gak nulis disini, baik nulis hasil ngoprek maupun ocehan ngelantur. Malam ini tiba-tiba pengen nulis, ntah karena lagi kesel, jenuh, kecewa atau mbuhlah… hahahaha…
Baru kali ini implementasi server terus-terusan dikerjain orang! Mungkin karena saya kalah sakti ya… (Nek jare Seka, yo apesmu Jo!)

[Prolog]
Awal-awal ada ide implementasi aplikasi open source yang web base. Kita pilihlah spek server “kelas sultan” agar bisa handle sekitar 400-an web. Kemudian beberapa pertemuan (baca : miting) dilakukan untuk prepare implementasi. Kemudian disepakati untuk menjadikan server layaknya Server Webhosting, otomatis diperlukan control panel untuk menghandle, dipilihlah aplikasi ISPConfig, selain juga open source juga ndak perlu beli lisensi kayak CPanel šŸ˜€ Fitur-fiturnya juga ndak kalah lengkap. Implementasi dieksekusi, ujicoba dilakukan mulai pasang aplikasi yang akan digunakan, beberapa CMS, disk quota, email, dsb. Hasilnya running well. Agar lebih yakin, ujicoba juga melibatkan temen-temen yang bisa main Server Webhosting. Akhirnya server naik ke production, meski aplikasi yang mau dipasang masih banyak bugs, dengan asumsi akan segera diperbaiki/dicustom oleh programmer.

[Awal Masalah]
Server ini layaknya Server Webhosting, aplikasi web base dicreate by system (via ISPConfig), ya memang harus satu per satu dan butuh proses. Dan karena mau cepet kelar digunakan cara koboy untuk mem-bypass proses. Di cloninglah web-web tersebut lewat akses root. Sejak awal saya kawatir dengan proses ini. Kenapa saya kawatir, yang Pertama : web sejak awal dicreate by system, pasti bakal gak match dengan yang dicreate manual. Kedua, jangan lupa konsep hak akses file di Linux (karena OS Host menggunakan Linux). Tapi ya sudahlah yang ekseksi sudah saya anggep paham dan mampu. šŸ˜€

Continue reading

Jika Maling [merasa] Benar

Alkisah, Pak Wo sekeluarga pergi piknik keluar kota, tak lupa beliau menitipkan rumah dan kuncinya kepada sang pembantu. Pada suatu malam, rumah Pak Wo dibobol maling dan baru ketahuan pagi harinya oleh sang pembantu. Pak Wo pun segera pulang, dan segera melaporkan kejadian itu ke polisi. Pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan, singkat cerita si maling akhirnya tertangkap. Akhirnya si maling di interogasi :

PolisiĀ  Ā  : “Kamu mencuri di rumah Pak Wo?!!!”
Maling : “Tidak pak!”
PolisiĀ  Ā  : “Ayo ngaku!!!
Maling : “Tidak pak!”
PolisiĀ  Ā :”Kamu ngaku tidak??!!” (sambil menggebrak meja)
Maling : “Iya pak, saya ngaku mencuri!”
PolisiĀ  Ā : “Kenapa kamu mencuri!”
Maling : “Ya salah sendiri pak, pagar dan pintunya bisa saya buka pak!”
PolisiĀ  : ….. dst.

dari kisah diatas, siapa kira-kira yang bersalah?
1. Pak Wo
2. Pembantu
3. Maling
4. Polisi

silahkan dikomen, analisa dan jawaban yang paling keren [menurut] Pak Wo, akan mendapatkan hadiah menarik! šŸ™‚

#keepSmart

 

Calendar

August  2020
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31