GNU/Linux

Mount Moto G di Debian 7.8 menggunakan MTP

Moto G tidak memiliki slot MicroSD, jadi peyimpanan data gak bisa diextended. Moto G saya, memiliki penyimpanan internal 16GB, cukup worth it-lah dengan harganya. Nah, karena hanya memiliki penyimpanan internal, klo mau mindahin data ke laptop atau sebaliknya lewat kabel USB agak ribet di Linux. Biasanya saya pake blutut klo cuman satu dua file, karena lemot. Ada 3 cara lain untuk transfer data yang lebih bagus :
1. FTP lewat wireless — pake wireless, baca tulis cepet, bisa akses isi /sdcard
2. PTP lewat USB — pake microUSB to USB, cuman bisa akses /sdcard/DCIM dan /sdcard/Pictures saja
3. MTP lewat USB — pake microUSB to USB, baca tulis cepet, bisa akses /sdcard, cuman agak ribet settingnya

Kita bahas cara ketiga, MTP lewat USB, berikut langkah-langkahnya :
1. Install dulu paket MTP
# apt-get install mtp-tools jmtpfs

2. Cari vendor ID dan product ID
# mtp-detect
libmtp version: 1.1.3
Listing raw device(s)
Device 0 (VID=22b8 and PID=2e82) is UNKNOWN.
Please report this VID/PID and the device model to the libmtp development team
Found 1 device(s):
22b8:2e82 @ bus 3, dev 6
Attempting to connect device(s)
Android device detected, assigning default bug flags

Tekan Ctrl+C  untuk menghentikan perintah, bisa dilihat vendor ID 22b8 dan product ID 2e82

3. Buat file baru
# nano /etc/udev/rules.d/51-android.rules

Masukkan baris kode di bawah :

<pre><code>SUBSYSTEM==”usb”, ATTR{idVendor}==”22b8″, ATTR{idProduct}==”2e82″, MODE=”0666″

4. Restart service USB dan buat direktori untuk nge-mount Moto G
# mkdir /media/motog
# chmod a+rwx /media/motog/
# adduser nama-usermu fuse

5. Buka file fuse.conf kemudian hilangkan # pada user_allow_other
# nano /etc/fuse.conf

6. Restart computer, kemudian hubungkan kembali Moto G ke komputer

7. Mount /sdcard
# jtpfs -o allow_other /media/motog/

Semua data di /sdcard ada di /media/motog

8. Untuk unmount gunakan perintah
# fusermount -u /media/motog/

9. Selamat menikmati 🙂

Installasi Cisco Packet Tracer 6.1 di Debian Wheezy 64-bit

Packet Tracer merupakan aplikasi simulator perangkat jaringan buatan Cisco, dengan Packet Tracer kita bisa mempelajari cara konfigurasi perangkat-perangkat jaringan buatan Cisco, seperti switch dan router. Namun perlu dicatat, tidak semua fitur perangkat Cisco bisa tersedia dan berjalan di Packet Tracer. Tetapi setidaknya ini akan mempermudah kita untuk belajar perangkat buatan Cisco 🙂

Berikut adalah langkah-langkah installasi Cisco Packet Tracer 6.1 :
1. Donlot dulu file installernya

Cisco Packet Tracer 6.1 Instructor atau Cisco Packet Tracer 6.1 Student

2. Kemudian extrak

# tar -xvf Cisco-PT-610-Instructor.tar.gz

3. Karena menggunakan Debian Wheezy 64-bit, aktifkan arsitektur i386 (32-bit), kemudian install depedensinya

# dpkg –add-architecture i386
# apt-get install ia32-libs-gtk libqtwebkit4:i386 libqt4-qt3support:i386 libqt4-scripttools:i386

3. Pindah ke direktori hasil extrak

# cd PacketTracer61Instructor

4. Kemudian install

# ./install

dalam proses installasi akan muncul beberapa pertanyaan, cukup jawab dengan menekan Y dan enter

5. Jalankan Packet Tracer

$ packettracer
Starting Packet Tracer 6.1

ternyata meskipun sudah Starting ditunggu-tunggu tidak mau muncul GUI, coba ketikkan

$ /opt/pt/bin/PacketTracer6

 

6. Selamat menikmati 🙂

Debian 7.7 (Wheezy) di ThinkPad X1 Carbon

Awal tahun 2015 ini, alhamdulillah akhirnya saya bisa mengganti ThinkPad X201i saya yang uzur dengan  baru. ThinkPad X1 Carbon-lah yang saya pilih. Meski lumayan mahal (serasa gendong motor Vario yang masuk backpack tapi ringan banget :D) setidaknya worth it-lah dengan harganya. 🙂

Kemudian ThinkPad X1 Carbon saya install Debian 7.7, dan tidak ada masalah yang berarti kecuali dengan fingerprint readernya, harus sedikit mikir untuk membuatnya bisa bekerja.  Berikut konfigurasi pada Debian 7.7  saya :

[Repository]

# nano /etc/apt/sources.list

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy-updates contrib main
deb-src http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy-updates contrib main
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy main contrib non-free
deb http://ppa.launchpad.net/bean123ch/burg/ubuntu lucid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/bean123ch/burg/ubuntu lucid main
deb http://qgis.org/debian wheezy main
deb-src http://qgis.org/debian wheezy main
deb http://ftp.us.debian.org/debian wheezy-backports main
deb-src http://ftp.us.debian.org/debian wheezy-backports main
deb http://http.debian.net/debian wheezy-backports main
deb-src http://http.debian.net/debian wheezy-backports main
deb http://www.deb-multimedia.org wheezy main non-free
deb-src http://www.deb-multimedia.org wheezy main non-free

[Fingerprint]

1. install dulu file depedensinya

# apt-get install libfprint-dev libqt4-dev libqca2-dev libusb-1.0-0-dev libpolkit-qt-1-dev libpam0g-dev libfakekey-dev

2. donlot dulu fingerprint-gui-1.06
3. kemudian extrak

# cd Downloads
# tar -xvzf fingerprint-gui-1.06.tar.gz Continue reading

Bagaimana Menginstall Kingsoft Office Alpha12 Patch4 di Debian Wheezy 64-bit

Di dunia OpenSource kita sudah mengenal applikasi perkantoran OpenOffice dan LibreOffice sebagai Micro$oft Office alternatif. Ada satu lagi applikasi perkantoran yang “sangat” compatible dengan Micro$oft Office, namanya Kingsoft Office (sekarang WPS Office). WPS Office (Writer, Presentation, dan Spreedsheets) tersedia untuk beberapa platform, salah satunya untuk Linux. 🙂

Nah, sekarang bagaimana cara menginstall WPS Office di Debian Wheezy 64-bit sedang paket installasi yang tersedia hanya untuk 32-bit. Berikut langkah-langkahnya :

1. Donlot file installernya.

aris@xMachine:~$ wget -c http://kdl.cc.ksosoft.com/wps-community/kingsoft-office_9.1.0.4280~a12p4_i386.deb

2. Masuk ke mode root.

root@xMachine:/home/aris# dpkg –add-architecture i386
root@xMachine:/home/aris# apt-get update
root@xMachine:/home/aris# apt-get install ia32-libs
root@xMachine:/home/aris# dpkg -i kingsoft-office_9.1.0.4280~a12p4_i386.deb
root@xMachine:/home/aris# apt-get install -f

3. Sekalian tambahkan fonts tetangga. 😀

root@xMachine:/home/aris# apt-get install ttf-mscorefonts-installer Continue reading

Installasi RHEL Server 7.0

Bulan Juni lalu RedHat merelease RHEL 7.0, setelah beberapa waktu mencicipi RHEL Server 7.0 versi beta akhirnya saya bisa mencicipi versi release. RHEL (Red Hat Enterprise Linux) merupakan salah satu distribusi Linux yang berbayar. Berbayar disini adalah untuk support-nya, jadi untuk memperoleh dukungan teknis, update, dll. pengguna harus membeli subscription-nya, ada beberapa orang “kreatif” untuk mendapatkan update mengarahkan ke repository CentOS yang merupakan “RHEL Clone”.  Jadi tidak perlu membeli subscription-nya. Banyak tutorial yang bertebaran di google yang bisa dijadikan rujukan. 🙂

Bagi yang ingin mencicipi bisa mendapatkan evaluation software-nya selama 30 hari. Dan apabila ingin memperoleh dukungan professional dari RedHat dengan membeli subscription-nya bisa menghubungi Paesoft Indonesia. 🙂

Berikut langkah-langkah installasi RHEL Server 7.0 :

1. Booting menggunakan DVD Installer yang sudah di donlot. Pilih Install Red Hat Enterprise Linux 7.0. Enter.

2. Pilih bahasa untuk proses installasi (gak memilh bahasa Indonesia bukan berarti gak nasionalis, takutnya malah puyeng :D). Klik Continue. Continue reading

Calendar

September  2018
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30